What's New

Memilih Masker yang Tepat dan Cara Membersihkannya

Di situasi pandemi ini kita harus selalu menjaga kesehatan dan juga kebersihan ya, Girls. Selain harus rajin cuci tangan dan menjaga daya tahan tubuh, setiap keluar rumah kita juga wajib pakai masker lho, sesuai saran dari WHO dan ikut peraturan pemerintah untuk mencegah kita dari virus COVID19 ini.

Coba yuk, kita kenali tipe-tipe masker yang bisa kita pakai! 

 

Masker Kain

Seperti namanya, masker ini yang dibuat dari bahan kain. Nah masker kain ini yang disarankan untuk dipakai masyarakat umum, Girls.

Walaupun terbuat dari kain, masker kain tetap bisa menghalangi droplets yang keluar saat berbicara, bernafas, ataupun batuk dan bersin. Kalo dipakai dengan benar, masker ini sangat bisa kok mengurangi penyebaran virus COVID19 ini. 

Oh iya, masker kain bisa dipakai berulang kali, asalkan dicuci dengan benar nih, Girls. Caranya:

  1. Siapkan air panas 

  2. Tambahkan deterjen dan rendam masker beberapa saat

  3. Kucek masker hingga kotoran luruh 

  4. Bilas di bawah air mengalir, hingga busa hilang

  5. Keringkan di bawah sinar matahari atau menggunakan pengering panas

  6. Setrika dengan suhu panas agar bakteri dan virus mati 

  7. Abis itu tinggal pake ulang deh! Jangan lupa untuk tetap jaga jarak ketika di luar ya.

 

Masker Bedah

Masker bedah atau surgical mask adalah jenis masker sekali pakai yang sering dipakai sama tenaga medis saat mereka bertugas. Masker bedah ini punya beberapa lapisan yang bisa membatasi droplets lho! 

Kebanyakan masker bedah ada 3 lapisan, yaitu: 

  1. Lapisan luar, yang anti air

  2. Lapisan tengah, yang berfungsi sebagai filter kuman

  3. Lapisan dalam, yang berguna untuk menyerap cairan yang keluar dari mulut

Untuk saat ini, masker bedah lebih dibutuhkan untuk tenaga medis fasilitas pelayanan kesehatan. Bisa juga sih dipakai masyarakat umum asalkan ada gejala flu, batuk, hidung berair dan radang tenggorokan doang ya.

Karena masker ini sekali pakai dan harus langsung dibuang, cara buangnya juga ada tata caranya lho, Girls. 

  1. Lipat masker 

  2. Disinfeksi masker dengan desinfektan/klorin

  3. Rusak maskernya dengan cara menggunting tali dan tutupnya

  4. Masukkan ke wadah/plastik yang aman, dan buang ke tempat sampah 

  5. Setelah itu jangan lupa cuci tangan selama 20 detik ya!

 

Masker N95

Nah yang terakhir adalah masker N95, masker ini hanya dipakai tenaga medis yang kontak langsung dengan pasien yang memiliki tingkat infeksi tinggi ya Girls. Kalo dibanding sama masker bedah, masker N95 nggak hanya membatasi air liur aja, tapi juga partikel kecil di udara yang mungkin mengandung virus. 

Penggunaan masker N95 bisa dipakai berulang dengan tata cara tepat. Misalnya setelah dipakai harus dijemur di bawah sinar matahari selama 3-4 hari sehingga virus sudah mati dan bisa dipakai lagi. Tapi jangan pakai maskernya lagi kalo udah berubah bentuk, kotor, atau basah ya!

Masker N95 cukup ketat jika dipakai, jadi nggak disarankan sih untuk dipakai sehari-hari, apalagi kalo kamu ada penyakit tertentu yang dapat kesulitan untuk bernafas. Duh jangan yaa!

Gimana nih, Girls? Siapin maskernya ya, dan jaga kesehatan! Stay safe, Girls.

Sumber: 

E-book Serba COVID. Cegah COVID-19 sehat untuk semua by Badan POM.

Inilah pilihan Masker untuk Virus Corona by Alodokter.