Mind & Body

Boleh Gak Ya Minum Obat Pereda Nyeri Menstruasi?

Siapa yang setuju kalau keluhan yang paling sering kita alami pas menstruasi adalah nyeri perut??

 

Nyeri perut ini bisa terjadi karena kontraksi untuk mengeluarkan dinding rahim yang mengelupas karena gak terjadi pembuahan, Girls.  Namun pada beberapa kasus, nyeri perut ini terasa sangat sakit dan terjadi terus menerus bahkan sampai mengganggu aktivitas sehari hari seperti bekerja, olahraga dan lainnya, duh jadi gak nyaman banget ya.

Nyeri perut yang berlebihan ini dapat terjadi karena beberapa sebab yaitu sebab primer dan sekunder. Dismenore primer disebabkan karena peningkatan dari prostaglandin, yang diproduksi pada lapisan Rahim dan memicu kontraksi. Keluhanya berupa nyeri kram di perut bagian bawah dan bisa menyebar ke punggung maupun paha.Sedangkan sebab sekunder bisa terjadi karena beberapa penyakit seperti miom ,infeksi, kista dan lainnya.

 

Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan buat membantu mengurangi nyeri menstruasi ini, Girls, seperti mengompres hangat bagian perut yang sakit, melakukan teknik relaksasi seperti meditasi atau yoga, atau bisa juga dengan mandi air hangat dan minum teh atau wedang jahe.


Namun, kalau cara tersebut gak berhasil buat ngurangin nyeri perut, kamu bisa kok memberikan obat anti nyeri agar nyeri tersebut hilang dan dapat diatasi. Penggunaan obat anti nyeri ini dapat diberikan melalui beberapa tipe obat seperti paracetamol dan obat anti inflamasi non steroid seperti asam mefenamat. Karena obat-obat tersebut berfungsi untuk mencegah terbentuknya prostaglandin yang dapat membantu menurunkan nyeri karena kontraksi yang menurun. 

Parasetamol adalah salah satu obat pereda nyeri yang bisa meredakan nyeri serta demam tanpa mengiritasi lambung. Tapi, kamu harus berhati hati ya, Girls, karena bila dikonsumsi dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan gangguan hati. Obat ini juga memiliki efek samping seperti badan menjadi lelah, mata menguning, gangguan pernapasan, dan sakit perut.

 

Sedangkan, pengobatan utama dismenore ialah menggunakan obat anti-inflamasi non-steroid (OAINS). OAINS sama halnya seperti ibuprofen, asam mefenamat, naproxen, ketoprofen, celecoxib, dan diklofenak terbukti efektif menghambat enzim siklooksigenase yang menyebabkan penurunan produksi prostaglandin sehingga mengurangi nyeri perut saat menstruasi. Namun, bukan berarti obat ini gak memiliki efek samping ya, Girls. Efek samping yang akan muncul dari obat ini dapat menghambat biosintesis prostaglandin yang merupakan substansi penting pada beberapa organ. Sehingga secara umum OAINS bisa menyebabkan kerusakan pada tiga sistem organ yaitu saluran cerna, ginjal dan hati 

 

Nah itu dia penjelasannya mengenai obat yang bisa kamu konsumsi saat menstruasi beserta efek sampingnya. Jadi jangan lupa ya, Girls, kalau nyeri menstruasi kamu memang sangat mengganggu sampai tidak bisa melakukan aktivitas, sebaiknya langsung konsultasikan ke dokter yaa.