Mind & Body

Kenali Tipe Meditasi Yang Cocok Untuk Kamu!

Padatnya rutinitas sehari-hari kadang membuat kamu lupa untuk merelaksasi tubuh serta pikiran. Padahal, kamu tetap perlu lho untuk mengambil jeda sejenak di sela kesibukan untuk "mengistirahatkan" diri. Salah satu caranya adalah dengan meditasi. Pasalnya, selain bisa dilakukan kapan pun dimana pun, meditasi memiliki segudang manfaat bagi kesehatan fisik dan mental kamu lho. Seperti saat mengalami kecemasan dan stres, meditasi jadi salah satu cara mudah untuk mengatasinya. Selain itu, melalui meditasi juga bisa membantu meningkatkan kualitas tidur, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah, hingga memperkuat daya ingat. Pastinya, usai melakukan meditasi, tubuh dan pikiran terasa lebih fresh dan semangat pun kembali terkumpul lho, Healthy Women. 
Nah Healthy Women, berikut adalah enam tipe praktik meditasi yang populer. Penasaran ingin tahu apa saja jenisnya yang sesuai dengan karaktermu? Yuk, simak penjelasannya. 


1. Mindfulness meditation (Meditasi Kesadaran) 

Mindfulness meditation merupakan teknik yang menekankan pada dua hal, yaitu: perhatian dan kesadaran penuh. Menyadari apapun yang terjadi di sini, dan sekarang ini, kamu harus fokus mengamati pikiran-pikiran yang muncul pada saat itu juga. Tujuan meditasi ini, selain buat kamu lebih menikmati segala aktivitas serta lebih fokus pada satu kegiatan yang tengah dijalani saat ini. 
Ada beberapa cara untuk melakukan meditasi ini, seperti memerhatikan sensasi tubuh (rasa gatal yang datang), memerhatikan pemandangan (suara, bau, rasa, dan sentuhan), dan perhatian terhadap emosi yang hadir (bahagia, marah, sedih, frustasi). Untuk melakukannya, duduk dengan tenang dan mulailah fokus mengatur napas. Tujuannya agar kamu sadar akan perasaan, pikiran, suara, atau bayangan yang melintas pada pikiran. Metode ini sangatlah simpel, bisa kamu lakukan kapan dan di mana saja tanpa bantuan pakar sekalipun. 


2. Spiritual Meditation (Meditasi Spiritual)


Pada meditasi spiritual, kamu diajak untuk "berkaca" mengenal lebih dalam diri sendiri dan cara pandang kita terhadap dunia. Sama halnya dengan berdoa menurut keyakinan masing-masing, pada praktik meditasi spiritual, kamu merefleksikan keheningan di sekeliling dan menggali hubungan yang dalam dengan Tuhan atau semesta. 
Agar lebih maksimal, biasanya diperlukan minyak esensial saat melakukan meditasi di rumah atau tempat-tempat ibadah. Kamu juga bisa meminta bantuan pakar untuk melakukan meditasi jenis ini, karena biasanya perlu dilakukan secara berulang dan memakan waktu yang cukup panjang. Metode ini akan sangat bermanfaat bagi kamu yang butuh ketenangan dan ingin mendalami pengalaman spiritualnya. Pasalnya, melalui meditasi ini, kamu akan dibantu untuk meningkatkan kesadaran dan keyakinan secara spiritual termasuk kemampuan untuk lebih bermanfaat bagi orang lain. 


3. Focused Meditation (Meditasi Fokus) 

Meditasi fokus memungkinkan kamu menggunakan bantuan dengan memusatkan perhatian pada objek, suara, atau stimulus lain daripada fokus menjaga pikiran dalam melakukannya. Ketika melakukan meditasi fokus, kamu diharuskan untuk berkonsentrasi dengan menggunakan kelima indera. Misal, befokus pada napas (indra penciuman) dengan memanfaatkan bantuan yang ada di sekitarmu. Kamu bisa memanfaatkan mala beads (semacam tasbih) untuk menghitung napas sembari bermeditasi, mendengarkan gong, atau memandang nyala api lilin. 
Walau terlihat sederhana, meditasi fokus cukup sulit untuk pemula karena mengharuskan orang untuk fokus lebih lama. Seperti namanya, metode ini ideal bagi mereka yang ingin meningkatkan fokus dalam kehidupan sehari-hari. 


4. Movement Meditation (Meditasi Gerak) 

Meditasi gerak adalah keadaan meditasi sambil melakukan gerakan sederhana untuk menenangkan pikiran sdeklaigus menciptakan kesadaran. Jadi, tidak selamanya meditasi harus duduk diam. Ada juga praktik meditasi gerak yang mengharuskan kamu bermeditasi sambil bergerak. Seperti berjalan di hutan, berkebun, dan melakukan gerakan yang ringan dan simpel lainnya. 
Pada metode ini, kamu bergerak sembari menyadari gerakan-gerakan yang dilakukan tubuh dan elemen lingkungan di sekitar, seperti suara kaki yang menyentuh rerumputan. Meditasi gerak cocok bagi mereka yang kerap aktif secara fisik. 


5. Mantra Meditation (Meditasi Mantra) 

Meditasi mantra adalah proses menenangkan dan memfokuskan pikiran menggunakan bunyi, kata atau frasa yang diucapkan baik dengan keras atau tanpa suara. Tujuan meditasi mantra adalah untuk pertumbuhan agama dan spiritual, atau untuk relaksasi. Ini juga dikenal sebagai meditasi japa, dari kata Sansekerta untuk “bergumam.” Tipe meditasi ini menggunakan suara yang repetitif untuk membantu menjernihkan pikiran. Biasanya, setelah mengucap mantra, kamu akan merasa lebih waspada dan selaras dengan lingkungan. 
Beberapa orang lebih memilih meditasi mantra karena mereka merasa lebih mudah fokus terhadap proses melafalkan kata ketimbang napas. Praktik ini baik bagi mereka yang tidak menyukai keheningan dan senang dengan repetisi. 


6. Transcendental Meditation (Meditasi Transendental) 

Meditasi transendental merupakan jenis meditasi yang paling terkenal di seluruh dunia, dan telah dipelajari oleh para ilmuwan sejak tahun 1960-an. Dalam praktiknya, transendental menuntut kamu untuk memikirkan mantra, dan mengulanginya dalam hati. Cara melakukannya adalah dengan diam-diam memikirkan mantra tetapi tanpa renungan atau konsentrasi. Dengan begitu meditasi menjadi lebih mudah karena tidak diperlukan tingkat kefokusan yang terlalu tinggi. Mantra yang dipikirkan pun harus spesifik dan hanya kamu yang mengetahuinya. Namun disarankan untuk tujuan tertentu seperti berusaha mengatasi rasa takut terhadap sesuatu. 


Nah Healthy Women, itulah beberapa teknik meditasi yang bisa meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Kamu bisa mencoba satu per satu jenis meditasi di atas sampai menemukan yang paling cocok untuk membuang segala penat akibat aktivitas sehari-hari. Selamat bermeditasi!